GOATMASTER - The Ones God Left Behind HKCD 028

TRACK LIST :

01. Satan Arise 03:58
02. From the Depths of Hell 04:57
03. Heaven's Falling Down 03:48
04. The Oath (Mercyful Fate cover) 05:37

TERSEDIA SEGERA DALAM FORMAT

CD :
IDR. 45.000 | 10 USD
(Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim)

* WORLDWIDE ORDER NOW WE ONLY ACCEPT PAYPAL *
(For Futher Information and Order)
hitamkelamrecords@gmail.com






 



 


REVIEWS / TESTIMONIES / QUOTE
 

GGoatmaster is a Heavy/Speed Power Metal band or whatever you want to call it. Our intention was to bring back the danger of the heavy metal era to this age where most of the bands are trying to sound heavily distorted, growl, gore and bla bla bla while what were doing is bringing the sound of the roots of 80s darkest metal back to life. Surprise saat mendengarkan debut pertama dari Sukatani, Cimanggis, Depok bentukan Yhonico Alam-nya band Bvrtan, sebelumnya juga dikenal pernah eksis dibanyak band seperti Dead Carnations, Vlaar, Sickmath dan masih banyak lagi, sebagai multitalent yang selalu penuh berserakan dengan Ide, Nico menggandeng Drummer Virman untuk Obsesi baru yang sudah lama berdengung dalam jiwanya dan lahirlah GOATMASTER ! tidak seperti proyek-proyek sebelumnya, Duo eksotis ini coba menggali dan memainkan kembali konsep dan sound klasik awal awal Heavy/Speed Power Metal seperti yang pernah jadi Booming pertama-nya Iron Maiden, Mercyful Fate, Running Wild, Ozzy Osbourne, Judas Priest hingga mungkin King Diamonds. Well, disaat perkembangan Industri musik makin pesat dan ga terbentuk eksistensinya, Goatmaster hadir dengan warna berbeda dari Epidemi bertubi-tubi Extreme metal lainnya. satu kata awal yang bisa menggambarkan ungkapan perasaan saat pertama kali mendengarnya : Syalut ! karena gempuran konsep lain yang kebanyakan bilang lebih menjanjikan sama sekali tidak menggoyahkan eksistensi. Penyegaran baru di iklim panas extreme metal yang wajib kalian konsumsi dikala titik jenuh telah jadi mimpi buruk. debut EP " The Ones God Left Behind " di gadang jadi pemanasan full album pertama " Ancient Serpent Hymnal " nanti, rupanya mendapat respon diluar dugaan. mungkin menarik adalah produksi materinya, yang tentu saja merupakan produk dari awal tahun 80-an, drum yang menyentak tidak mengancam di part bawah Sounding dan gitar yang digunakan dengan lembut, dengan banyak reverb dan tidak terlalu banyak distorsi pada sedikit bass pada Tune berat, yup rasanya seperti mendengarkan lagi nuansa 80-an sekali, meski masih beberapa persen sulit ditanggalkan jika mengusung karakteristiknya itu memang sulit di era yang serba digital ini. btw, tetep menarik dan jangan pernah kalian lewatkan suntikan klasik nan renyah attitude oldish metalnya. Music itself is some good NWOBHM inspired stuff with a lot of influences by Black Sabbath and Led Zeppelin as well.

OK, first of all, Gw mulai play dengan track pertama " Satan Arise ", jerit oktaf tinggi Heavy/Speed metal vocal jadi opening yang cukup bikin melotot saat Gw kembali teringat dengan gaya bernyanyi begitu menantang band-band dari era 80-an, seperti King Diamonds ato Rob Halford juga Joey Belladona-nya Anthrax ketika enerjinya masih powerfully. aransemen musiknya memang cukup menawan meski masih menjadi tambal sulam beberapa pengaruhnya menjadi satu kesatuan, lumayan performa Goatmaster ini patut banget kalian cicipi sendiri ramuannya, holy shit does it kick some serious ass. penampilan Nico sebagai frontman, memang ga diragukan jika kreatifitasnya tidak memiliki batas, ketika meng-komposisi setiap part-nya mengajak kita kembali bernostalgia dalam era 90-an. pemilihan riff-riff cepat dengan minim distorsi selain mengandalkan Reverb untuk bermanuver penuh. sambutan solo-solo gitar extravaganza dari additional Isan jadi perpaduan konsep yang pas ketika Ingatan Gw terusik saat mendengarkan materi materi awal Iron Maiden atau Judas Priest. of all places that gained a huge cult following during the early 1980s. penampilan drummer Virman juga jadi Partner tepat ketika Nico konsis ber-Invansi penuh ke roorback extreme metal. ketika mendengarkan secara utuh, syalut banget untuk Nico untuk meneriakkan style vocal ber-octaf tinggi termanajemen lumayan rapi dan Powerfully, meski masih untuk beberapa range-nya kurang terdengar sempurna, setidaknya Gw mendapatkan fill fill awesome dibeberapa Refrain song-nya. For a ballad, it's pretty heavy and it has some pretty well-structured Blazing vocals work. Good Job ! Gw langsung gas ke track ke-2 " From the Depths of Hell ", komposisi Ballad 80-an banget ini dari part awalnya gw menangkap sekali aroma kental " Armed and Dangerous " nya Anthrax, saat Gw ingat dan menyanyikan pattern lirik " Trapped up inside here, like lions in a cage / I've been a mark of injustice / Bound by these chains / Can't find a reason, I'm on my own / My destiny waits for a sign of me / I'm leaving alone ", haa... mirip banget yaa pas " I walk in the path of darkness, with the ancient serpent from above / in this silent mark of death, i hear the sound of angels cried / unholy thrones of blood, rised from the lake of fire / i saw the mourning star, the only light, the one gods left behind " beberapa solo-nya additional dari Deady Velo kian memikat dengan menyentil karakter-karakter yang ga jauh beda dengan beberapa harmoninya mengalami modifikasi dikit, tapi justru Gw suka lengkingan total backing vocal pada overtune Refrain " From the Depths of Hell ", rasanya cukup menggetarkan insting. beberapa Ryhtym langsung mengingatkan malah dengan Iron Maiden. It marries melody, vicious riffs & damn fine singing resulting in the earliest example of Iron Maiden breaking away from the speed metal silliness of the Number of the Beast and creating a name for themselves with thrash. " Heaven's Falling Down " tetap crunchy beatnya melaju seperti ledakan awal Goatmaster meletupkan track " Satan Arise ", kombinasi riff riff yang begitu kental dengan Irama khas Iron Maiden bertebaran hampir diseluruh aransemen, ketika Nico terlalu menjiwai peran bernyanyinya ala Mercyful Fate serta Rob Halford-nya Judas Priest, yang menarik pada Closing setlist-nya Goatmaster membawakan kembali " The Oath " Mercyful Fate nya mirip dengan pembawaan awalnya ketika King Diamonds Cs masih begitu enerjik di era materi " Don't Break the Oath " tahun 1984. the sounds of thunder and rain, and the tolling of the bell before the voice of the King states his oath to Satan ... then the band hits like a ton of bricks. Fast and intricate with the unholy wail of King Diamond over the top denouncing Jesus and praising his dark master. More excellent bass and drum work here along with seemingly endless leads and solos. yess, it's a true classic in the Mercyful Fate discography of classics. Songs like the bouncing Gypsy, and the pure classic Come to the Sabbath cement this as an all time classic record.

And that is my verdict and tip of the day for listener. This is almost horrendous or revolting. It's pretty creative in some respects. yaa... respek penuh saat dihadapkan dengan Obsesi dan idealisme, biarkan hati yang berbicara ketika musik sudah berbicara. kekuatan dan kepadatan lagu-lagu disini akan lebih membuka banyak titik fokus yang berbeda. Tidak ada yang memainkan peran pendukung semata, dengan musisi yang punya jam terbang mengesankan dalam peran ritme dan memimpin, ini sebuah pencapaian mendekati kata berhasil ketika Goatmaster ingin kembali ke selera Heavy metal klasik 80-an. Nico sebagai Frontman cukup menawan menghandle 3 instrumen sekaligus yang diharapkan suatu hari nanti Goatmaster punya formasi lebih komplit dan menantang, sehingga Nico lebih berfokus pada Vokalnya sendiri. Produksi sound memang sebuah part sangat menantang pula, hanya beberapa persen kita bisa menangkap kembali karakter 80-an, sisanya masih kita dengar warna Modern, kompleks sih. yang jelas Kuping kita ga akan selamanya tergerus dengan tradisi Distorsi barbar padat dan tempo yang meledak ledak, " The Ones God Left Behind " siap jadi sajian cadas memorable dan antusias dari 80-an yang dapat dihidangkan dalam segala Mood dan Sikon. dan Hitam Kelam Records selalu tetap menjadi yang terbaik mempresentasikan materi ini untuk audience merasakan bangga memiliki format fisiknya. as it is very solid and really captures the spirit of the time period explorer.


Source : http://review.lostinchaos.com

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

ALSO CHECK OTHER HITAM KELAM RECORDS


 
 

 

JANGAN LUPA BERBELANJA LEBIH MUDAH RIBUAN METAL STUFF & MERCHANDISE SECARA ONLINE DI HITAM KELAM
HITAM KELAM E-STORE | HITAM KELAM STORE ON TOKOPEDIA | HITAM KELAM STORE ON BUKALAPAK


2015 HITAM KELAM Records & Online Merchandise Store
Webmaster By Herry SIC @LOSTINCHAOS Mediazine
Best viewed without Internet Explorer, in 1280 x 960 Resolution or Higher

 
HITAM KELAM RECORDS | PARGOCHY - Shackles Of Revenge (Re-Issue)