RADANG - Konsorsium Intelegensi (Re-Issue)
   HKCD 003
 

TRACK LIST :

01 Intro 00:31
02 Konsorsium Jahiliah 02:40
03 Arogan Abdikasi 03:43
04 Degradasi Ilahi 03:52
05 Ordo 03:37
06 Agresi Ostentansi 03:23
07 Abaddon 03:44
08 Outro 00:51

TERSEDIA SEKARANG DALAM FORMAT

CD Pro :
IDR. 45.000 | 8 USD
(Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim)

* WORLDWIDE ORDER NOW WE ONLY ACCEPT PAYPAL *
(For Futher Information and Order)
hitamkelamrecords@gmail.com




 



 


 
BAND INFORMATION


Radang terbentuk sekitar awal tahun 2010. Saat itu Roberto berkeinginan membentuk sebuah band distorsi yang bermain di ranah Metal. Pencarian personil dilakukan dengan bergerak ke satu dan lain tongkrongan scene, lalu beberapa waktu Roberto bertemu dengan Dedek di salah satu music store dan sepakat untuk bermain bersama. Di satu acara musik Roberto bertemu dengan Andre salah satu drumer band metal yang saat itu sedang perform, yang dalam jangka waktunya mengajak Andre untuk ikut bergabung dalam proyek musik ini. Bertiga mereka mulai menyusun beberapa materi untuk single yang akan dishare dan dibawa untuk beraksi dipanggung. "Agresi Ostentasi" dan "Konsorsium Jahiliah" adalah dua judul lagu yang pertama mereka rilis dan share untuk perkenalan.dan mendapat respon yang positif dari pendengar.Setahun lebih berjalan Radang merekrut Hafiz, gitaris salah satu band metal untuk membantu Dedek di departemen gitar. Lalu mulai menyusun materi baru kembali untuk merilis mini album, dan menghasilkan 4 lagu baru.Dengan bermodal 6 lagu didalamnya Radang merilis " Konsorsium Intelegensi " di awal tahun 2012.
 

REVIEWS / TESTIMONIES / QUOTE
 

" Sebuah sekte pemuda liar dari utara sumatera yang berkutat pada distorsi, raungan, ide, pemikiran, dentuman yang cepat dan berat! yang mempercayakan kepada imajinasi bahwa hidup tidak harus diintimidasi hanya karena tidak berani mengepakkan sayap berpikir " adalah sebuah pernyataan dari 5 anak Muda belia ini untuk lebih total terjun dan tenggelam dalam pusaran Death Metal Movement dengan Kreasi Skill yang mereka miliki. Surprising Banget untuk Rilisan pertama mereka ini untuk mengusung Warna Teknikal Death Metal bertubi-tubi dalam Intensitas skill bermusik menjadi Hal yang utama dalam konsentrasi penuh genre ini. Radang bisa jadi menjadi bayang2 Ke-2 setelah nama DJIN lebih dulu sebelumnya mengusung konsep Liar da Njlimet seperti ini. sentuhan jahanam sinting dari Archspire, Origin, Brain Drill, dan Necrophagist dijadikan Pengaruh berat dari segi musikalitas mereka. there are some very cool turn arounds, and sporadic switches in the songs that are pretty nice, and the album contains mostly good riffs. Solid drumming, some pivot roll blast beats, And over abundance of sweeps ! Yup pada awal mula gw sempat ragu kalau band ini hanya memainkan gaya death metal yang sudah sudah, tapi begitu gw denger sendiri mulai track pertama " Konsorsium Jahiliah ", Mindset Gw tiba tiba langsung berubah untuk fokus dan konsen menikmati setiap lick permainan band ini. Amazing !! ternyata ada lagi nih band yang memainkan konsep fenomenal ini hehehe ... Gaya Sweep Picking yang Dominan dimainkan secara cepat dan Progressive menjadi Ciri khas tersendiri bagaimana mereka mengusung warna yang dimainkan oleh Origin maupun Archspire. Sweep-picking is also a constant fare present in almost every song, yet this is one of the main reasons that caused the experience to be less enjoyable personally, with the seeming over-usage of such techniques, at times almost sounding on what sounds like keyboards, especially on the section Arrangement. The duo also tend to overuse the different techniques once introduced. the excessive usage of pinch-harmonics the enjoyment to falter slightly as well. walo kadang memang masih terdengar sedikit dipaksakan karakternya, gw tetap salut atas kerja keras dengan segala ide kreasi mereka menciptakan aransemen musik yang luar biasa menguras konsentrasi pada setiap alat musik-nya. kenyataannya memang ga mudah untuk memproduksi typical Musik seperti ini, selain Intelejen Skill yang tinggi, Kegilaan memadukan Karakter menjadi Hal Fatal juga untuk menyatukan yang namanya persepsi bermusik, emphasising more on the atmosphere for once, yet not forgetting the technicality on the clean guitars. However, the band goes into hyper-blast mode once more, ending the album with a bang. The musicianship of the individual members are also apparent, from the ability to stay on track despite the schizophrenic time signatures, with the songs stopping at times least expected and then going into full-blown chaos again as suddenly as it stopped. Kerja Keras Gitaris Hafiz Laiho dan Dedek Dermawan Siregar memegang peranan terbesar terhadap warna musik yang Radang usung selain Drummer Andre Agasi Silaban harus mengimbangi segala kegilaan 2 gitarisnya tersebut. Sweep Picking As Fuck selalu yang paling Dominan disini, Aaargghhhh !!! beberapa sentuhan Rock n roll Riffing juga diselipkan pada Chorus Track " Konsorsium Jahiliah " sebagai Mode On Radang tidak terlalu keriting jemarinya terus terusan hehehe .... Nice Work Guys !!!... " Arogan Abdikasi " tetep menawarkan Serangan bertubi tubi Sweep Picking sadisnya dengan beberapa gaya Harmonisasi Riffing yang menawan In The Vein Necrophagist sebagai sentuhan ke-2 nya, beberapa part-nya sedikit mengingatkan dengan Origin banget ! also slow down a bit more and try to incorporate melodies that aren't disrupted with ridiculous amounts of snare blasts. Their shitty plastic guitar tone keeps the melodies and slow sections they exhibit on this release from having any real worth, even on the pretentiously long title track, but hell, I'd give points to the band for playing even faster and more annoying at this point simply of the band and to start playing unmemorable wank again. And then they had to add the ever-present shitty guitar tone and the flat, bassless production job on top of the shitty tech-death, as if to finally hammer the stake into the heart of technical death metal with actual merit. " Degradasi Ilahi ", yang eksplanasi Liriknya adalah seperti yang mereka tulis, sebuah lagu yang terdengar beraroma sedikit religi nan parau yang bercerita tentang pandangan kami dari segi kemanusiawian tentang kehidupan ber-ke-Tuhan-an pada roda kehidupan manusia di era globalisasi yang memaksa hidup untuk terus bereksplorasi atau mati. Frustasi. kira-kira begitulah keadaan yang terjadi yang berdampak buruk pada sisi keilahian yang maha esa karena mulai banyak persepsi yang salah dan terlihat menyudutkan kepribadian keilahian karena panafsiran yang salah dari keimanan pada lingkungan kehidupan.karena mungkin untuk berpikir jernih dalam kemurnian para hamba sudah tidak memungkinkan karena tersitanya waktu untuk memikirkan persaingan gengsi berkehidupan. tetap menjadi Amunisi kekecewaan dan kebencian pandangan mereka untuk terus menciptakaan kegilaannya dalam bermusik pula. pada Track ini terselip pula solo2 part yang melodius habis karakternya mengingatkan gaya Children Of Bodom hingga Cacophony. Agak sedikit Menurun Kegilaannya dibanding yang pertama, Lagu " Ordo " lebih banyak menekankan pada Gaya Rythym yang cepat dan teknikal tanpa banyak melepas gaya Sweep Pickingnya. masih bertaburan beberapa solo Melodius dan Neo Clasikal Gayanya memang menjadi dasar bermusik 2 gitarisnya sejak awal ditanamnkan dalam konsep Radang ini. begitu sama halnya dengan track " Agresi Ostentansi " tetap menuntut konsentrasi tersendiri pada setiap lick yang diciptakannya. Track Pamungkas " Abaddon " semakin menguras ekspresi Mereka terus mengulik Sweep Picking Style, pokoknya salut banget dengan eksistensi Radang untuk mengusung konsep dasyat seperti ini pada 6 lagunya. meskipun tidak ada yang baru ditawarkan pada karakter bermusiknya, gw tetap salut dengan segala ide dan skill yang mereka tuangkan total disini dan semoga akan bisa diteruskan oleh band2 yang lain, sehingga tidak harus berjibaku stagnatis dengan konsep yang " Umum " saja. memainkan musik selain bentuk sarana hobby penyaluran ekspresi bermusik juga mengasah Ketrampilan dengan tantangan demi menciptakan sesuatu Yang " Beda " dan " Dasyat ", iya ga seh hehehe .... Bagi Fans Musik Super Njlimet penuh adrenalin ala Archspire, Origin, Eradicated Enthrails hingga Brain Drill, bisa menjadi Referensi Koleksi Baru untuk kalian miliki segera. There are times when one thinks they've heard this before saving grace comes in the form of small moments of brilliance, slowing down the juggernaut to give the listener some chugging, heavy as hell riffs and occasionally even a discordant one for good measure. serving the sound of the music without disrupting the flow, even syncopating his vocal rhythm to match Longstreth's drumming every so often, adding a nice touch of meter to a "melody" instrument !!!

Source : http://review.lostinchaos.com


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nah, buat kalian yg ingin lebih tergelitik telinga nya dengan karya2 unik, cantik, bertenaga dalam skill, layak untuk mendapatkan ALBUM RADANG “KONSORSIUM INTELEGENSI” ini, Ini RECOMANDED!!!.

Halo IRS Holic yg gemar membaca review seputar karya dari band2 cadas tanah air. Senang sekali gw (Jendral Rey) bisa kembali memberikan coretan2 tentang album yang telah mendarat sempurna di markas IRS Network. Setelah disibukan dengan hal2 yg sebenarnya tidak terlalu sibuk, hahaha, sehingga baru di februari ini gw kembali menangkringkan hasil review an di web nya IRS Network. Nah, satu lagi dari band bertalenta asal Medan. Dengan ber-Subgenrekan DEATH METAL, inilah mereka… RADANG, dengan rilisan ulang yang dilepaskan oleh Merch Lokal yg telah banyak berkontribusi dalam scene keras ini, tak lain tak bukan adalah HITAM KELAM RECORDS. “Thanks HK yg sdh mengirimkan kembali releasan keren ini ke markas“ Dan konsep album yg mereka sajikan kepada kalian semua adalah “KONSORSIUM INTELEGENSI”. Sedikit info sebelumnya bahwa album ini adalah releasan ulang yg disajikan kembali ditangan HK dengan konsep package yg berbeda. Nah, sudah siapkah kalian menyimak bagaimana kualitas dari 4 cs medan ini dalam menuangkan karya nya dalam KONSORSIUM INTELEGENSI …??? Just let’s check it down….!!!

COVER
Aditia Wardahana sepertinya ingin memberikan ilustari EPIC and FUTURE pada package cover KONSORSIUM INTELEGENSI. Ya setidaknya itu menurut kaca mata kami hehe. Karena cover yang tersajikan ada perpaduan mahluk kuno aneh yg sepertinya ada dibawah kendali pemimpin nya yg bak alien. Bagi kami cover ini menjadi lirikan pertama bagi penikmat untuk dapat membeli CD nya. Menuju ke Inlay, langsung tersaji teks lirik dari 6 lagu yang ada. Ini nilai PLUS utk package Mini Album ini. Berlanjut kemudian tertulis thanks to kepada rekan2 yg selama ini menjadi bagian dalam perjalanan RADANG, dan sedikit keterangan tentang terciptanya lagu2 dalam album ini, hingga dibagian back cover terpampang lah biang keladi dari penggubah lagu2 dalam album ini. 4 sosok pria cool namun akan menjadi KEJAM bila kalian telah mendengar semua lagunya

1. INTRO
Radang memberikan awal perkenalan yang super berat bagi telinga metalhead, tentunya bagi kami juga. Adu teknik untuk seluruh personil nya kami rasa sukses utk menggelitik telinga pecinta death metal agar mereka spontan langsung memaksimalkan volume musik. Bagi kami, ini Intro ganas yg langsung kena pada sasarannya. Full of Technical Death…!!!

2. AGRESI OSTENTASI
Olah konsep yg kental dengan teknikal Death Metal menderu dalam track ini. Serangan2 sweeping gitaris ditambah cabikan2 bass komplit pedasnya dalam mengisi setiap bar yg tersajikan. Ketukan blashing tidak mendominasi secara berlebihan, namun tepat meletakkan part2 yg memang harus diisi. Bagaimana kalau kami katakan kental kekuatan Necrophagist dalam sentuhan musik ini? Ya, tapi tetap RADANG punya ciri yg luar biasa. Baik itu dalam olahan growl Roberto mau pun dari aransemen yg kami katakan briliant dlm setiap bar yg ada. Tidak ada pemaksaan diri dalam gaya vocal Roberto, namun artikulasi terdengar jelas dan menjadi salah satu lini yg membuat komplit kekejaman personil yg lain… this is CRUEL…!!!

3. KONSORSIUM JAHILIAH.
Sentilan2 keji nan jahil menjadi pembuka dalam bar pertama lagu ini. Sweeping2 gitaris tak henti menusuk telinga kami dan yakin bahwa akan terjadi juga untuk kalian. Disini terdapat part2 yg membuat kita santai sejenak, tentunya diiringi ketebalan gitar serta riff2 metal nya. Terus berlanjut dengan teknik2 brutal melompat tak tentu namun kembali pada part awal, berpadu dengan kentalnya bass serta ketukan drum yg kami katakan tidak menggebu2 namun kuat pada rolling dan double yg sanggup menggetarkan jantung kalian. Sukses me-Troll telinga kalian guy’s!!!

4. ABADDON
Track keempat ini berjalan santai dgn tempo middle saja. Tapi sakitnya adalah ketukan snare Andre yg menerjang bak peluru gatling gun! Terus melaju kedepan, Andre mulai memainkan peranan sesuai ciri yg kami dengar susah terbaca dari track2 awal. Ya, inilah ciri sang drummer, tidak membuat bosan dengan blashing2 keji, pintar mengharmonisasikan drum yang ada disemua anggota tubuhnya. Gitaris dalam track ini memberikan sentuhan double lead walk yg cantik! Pemilihan efek pun tepat, tidak tajam tapi menyayat!

5. DEGRADASI ILLAHI
Tetap memberikan intro yg sakit dan gaya snare yg Nyelekit, RADANG sepertinya memang band yg ingin menguatkan pada sentuhan telinga pertama yg langsung terasa ke pendengarnya. Disini kembali pada style yg jelas berciri. Tempo dari middle to high speed mereka mainkan dengan pas dan tidak lari pada part2 yg ada. Sekali lagi, pemberian sentilan2 lead maupun riff2 gitar nya terpetakan dengan tepat! Kami dengar hanya sepersekian detik ada sentilan lead yg agak melenceng pada ujung nya, tapi itu lagsung tertutup pada skill yg berikutya. Benar2 tertutup seolah tak ada mistake. Atau mungkin memang kami yg salah duga, mungkin bisa jadi sentilan itu mmg sengaja dibuat seperti itu, Damn, overall track ini sarat teknik dan tetap kejam pada aransemennya!

6. ARAGON ABDIKASI
Cukup kompak track ini diawali dengan semua lini instrument. Vocal menjadi penguat dalam lagu ini dengan ciri yg sudah kami berikan diatas, tidak menggebu, artikulasi yg jelas dan tentu saja kejam! Blashing termainkan cukup dominan dalam track ini. Berpadu dengan lead gitar yg terkawinkan dengan cantik, diberikan pendamping gesit dari cabikan sang bassis.

7. ORDO
Gempuran riff2 sakit dan blashing drum menjadi pembuka dlm track ini. Alur gitar yg up to down menemani olah vocal Robert kami dengar sejauh ini pass dan nyolek banget ditelinga. Nah, terus berlanjut kedepan tetap pada ciri RADANG yg sudah kental melekat kami dengar. Skill yg Nge-Kill…!!!

8. OUTRO
Menutup telinga kalian dengan aransemen manis middle to speed, yg akan memancing kalian untuk berlanjut lagi ke INTRO hingga ke OUTRO, inilah efek addict yg terasa dalam album ini … Mhantabs…!!!

CONCLUSION
Nah, kami ingin katakan apa ya untuk ending dari review ini hahaha… CRUEL, SADIST, SLOW TO FAST BUT KILL…!!! Ya, itu. RADANG berhasil mengawinkan semua kekuatan instrument, baik itu skill, aransemen, dan tempo dalam sentilan2 cantik baik itu lead gitar maupun drum nya. Konsep Death Metal yg mereka sajikan menurut kami sudah terlalu komplit dengan skill yang meluncur jelas dihampir semua lagu yg ada. Power vocalis meski tidak garang, tapi klop menjadi satu dengan musik dan yg terpenting ARTIKULASI yg masih jelas terdengar ditelinga. Ada ciri unik untuk sang vocalis menurut kami, mmm, melafaskan lirik dengan nada patah setiap kata per kata… Itulah ciri dari Roberto Untuk konsep lirik, kami rasa mereka memberikan bahasa yg “mungkin” sedikit terbaca berat ya dimata kalian, namun itulah ciri yg lain yg muncul pada album KONSORSIUM INTELEGENSI ini. Mm, mmg butuh sedikit intelegensi tinggi untuk mengurai makna dalam lirik mereka. Coba saja, trust me, it’s hard… Hahahaha…!!! But absolutly it’s Cool…

Oh ya, ada yg sedikit mengganjal ditelinga kami, mengganjal dalam arti tidak buruk ya, tadi sempat terlintas ketika mendengarkan lagu2 mereka, seperti sesaat mendengarkan musik dari Demented Heart Kediri…. YA, ternyata kami menilai bahwa inilah skill yg ada dari band Death Metal Medan. Bila Kediri punya Demented Heart, maka Medan punya RADANG. DH yg rajin dengan sentilan2 jahatnya, serupa dengan RADANG yang aktif dengan sentilan2 KILL nya. Untuk konsep musik tentu saja tetap berbeda, untuk kualitas, inilah Indonesia. DH dan RADANG layak diberi applaus maksimal…!!! Nah, buat kalian yg ingin lebih tergelitik telinga nya dengan karya2 unik, cantik, bertenaga dalam skill, layak untuk mendapatkan ALBUM RADANG “KONSORSIUM INTELEGENSI” ini, Ini RECOMANDED!!!. Terlebih lagi bahwa RADANG lahir dari Medan, sudah saatnya kalian menambah perbendaharaan telinga dengan band2 bertalenta asal luar pulau… THIS IS RADANG…!!! Untuk RADANG, terus berlanjut dalam karya, tetaplah pada ciri kalian untuk karya2 atau album kalian kedepan nanti…!!! Salut…!!! KONSORSIUM INTELEGENSI by RADANG… CRUEL, SADISTIS, SLOW TO SPEED BUT KILL…!!!

Max Point 9.5

Source : http://music.irsradio.net/Album-detail/radang-konsorsium-intelegensi-2015-album/


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Cepat dan Berbahaya, dua kata itu cukup mendeskripsikan musikalitas band satu ini. Radang, band technical death metal mematikan asal medan yang beramunisikan Dedek (guitar), Andre Agasi (drum), Hafis (Guitar), dan Roberto (Vocal) ini baru saja merilis ulang debut mini album Konsorsium Intelegensi. Album tersebut sempat dirilis pada 2012 lalu, dan kini tepat di februari 2015 Hitam Kelam selaku label dan distributor cd – cd band local akhirnya merilis kembali debut mini album tersebut dengan lebih berbeda dari segi artwork dan logo band. Meski tahun kemarin band tersebut sempat menjadi kontroversi mengenai logo mereka, hal itu tidak menyurutkan Hitam Kelam untuk merilis ulang karya-karya mereka yang patut didengarkan kembali dalam bentuk rilisan fisik. Tanpa basa basi lagi, saya akan sedikit mengusik track by track karya mereka yang dikemas dalam Konsorsium Intelegensi.

Pemanasan sebentar mendengarkan “Intro” yang hanya berdurasi 30 detik namun sudah menyuguhkan nuansa – nuansa technical yang sangat cepat dipermainkan oleh masing – masing personil. “Agresi Ostentasi” tanpa pikir panjang lagi Radang langsung menghajar telinga saya dengan aroma technicalnya, menit-menit pertengahan track tersebut kita akan disuguhkan permainan melodius yang cukup nikmat untuk didengarkan. Seperti tanpa ada istirahat saya dihentakkan kembali dengan “Konsorsium Jahiliah”, track yang penuh kejutan akan dipublikasikan lewat track ketiga ini. Nuansa bass dengan alunan jazz progressive dimainkan oleh dedek cukup memikat perhatian saya. Aroma-aroma technical dari gitaris mereka mengawali detik – detik awal lagu “Abaddon” dan dilanjutkan hyperblasting kejam nan cepat dimainkan Andre membuat track ini semakin liar. Seperti track sebelumnya, ditengah-tengah lagu Abaddon bumbu-bumbu melodius kembali diperdengarkan kepada kalian semua yang mendengarkan karya-karya dari radang. Mendekati klimaks mini album ini, Radang semakin banyak memberikan musik – musik yang semakin liar salah satunya “Degradasi Illahi”. Track tersebut lebih terdengar indah ketika memasuki menit ke 2, dimana nuansa melodi yang santai namun berangsur semakin cepat yang diikuti blasting drum andre yang mampu mengiringi dengan sempurna. “Arogan Abdikasi” sebuah karya yang sangat arogan penuh dengan arogansi para pemain dimana beat-beat yang liar serta blasting drum yang sangat ngebut cuma beberapa saat saja menurunkan tempo dan tidak lupa racikan melodic diselipkan sebagai cita rasa kesepurnaan lagu arogan abdikai. The last song from Konsorsium Intelegensi, klimaks dari semua track yang ada “Ordo” menjadi ujung tombak dari mini album ini. Musikalitas dengan irama technical sejak detik pertama menghantarkan saya semakin penasaran dengan akhir dari lagu tersebut. Lagu ini sangat cepat dan liar dengan irama melodic menghantui beberapa baitnya, serta hyperblasting yang mematikan masih menjadi senjata ampuh untuk menunjukkan nuansa death metalnya. Well, nuansa-nuansa technical nan cepat ala brain drill dan Origin yang dikemas menjadi satu akan menghajar telinga kalian melalui karya yang dikemas dalam rilisan fisik bertajuk “Konsorsium Intelegensi” ini. Irama-irama melodius akan banyak ditemukan dalam mini album ini, serta hyperblasting yang sangat mematikan akan disuguhkan dan vocal exhale Roberto cukup sempurna untuk ukuran musik technical.

Tidak salah jika Hitam Kelam merilis ulang karya gila seperti radang, musikalitas yang wajib diacungkan jempol dengan kualitas mixing and mastering bagus dari Rio Insidious Soundlab. Cover art menjadi nilai tersendiri bagi sebuah album untuk memikat perhatian para kolektor cd, Aditia Wardhana berhasil mengeksekusi cover art Konsorsium Intelegensi dengan sesuai tema musik radang yaitu technical death metal. Dan terakhir saya ucapkan terima kasih kepada Hitam kelam untuk rilisan fisik yang luar biasa ini, For fans origin and brain drill you must buy this album. Only Physical records as real support music local…

Rate : 8.5/10

Source : http://www.pasukanjihad.com/2015/02/review-album-radang-konsorsium.html


 

JANGAN LUPA BERBELANJA LEBIH MUDAH RIBUAN METAL STUFF & MERCHANDISE SECARA ONLINE DI HITAM KELAM
HITAM KELAM E-STORE | HITAM KELAM STORE ON TOKOPEDIA | HITAM KELAM STORE ON BUKALAPAK


2015 HITAM KELAM Records & Online Merchandise Store
Webmaster By Herry SIC @LOSTINCHAOS Mediazine
Best viewed without Internet Explorer, in 1280 x 960 Resolution or Higher

 
RADANG | HITAM KELAM RECORDS & ONLINE MERCHANDISE STORE